FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

Jumat, 25 Juli 2014

Cukup Solidnya Data Flash PMI Manufaktur dan Jasa Angkat Kinerja Euro

Pergerakan nilai tukar euro terhadap dollar AS sore ini tampak mengalami rebound yang cukup signifikan (24/7). Mata uang tunggal dari 18 negara tersebut bergerak menguat setelah sempat anjlok hingga mencapai posisi paling rendah sejak bulan November yang lalu. Rebound nilai tukar euro tersebut terjadi setelah rilis data Flash PMI manufacturing dan non manufacturing di Perancis, Jerman dan keseluruhan kawasan euro menunjukkan kondisi yang cukup baik.
Flash manufacturing PMI di Perancis berada di level 47.6 poin, turun dari level di bulan sebelumnya yang ada di 48.2 poin. PMI sektor jasa mengalami kenaikan ke level 50.4 poin dari level bulan sebelumnya di 48.2 poin.
Flash manufacturing PMI di Jerman berada di level 52.9 poin, meningkat dari level di bulan sebelumnya yang ada di 52.0 poin. PMI sektor jasa mengalami kenaikan ke level 56.6 poin dari level bulan sebelumnya di 54.6 poin.
Flash manufacturing PMI di kawasan euro berada di level 51.9 poin, meningkat dari level di bulan sebelumnya yang ada di 51.8 poin. PMI sektor jasa mengalami kenaikan ke level 54.4 poin dari level bulan sebelumnya di 52.8 poin.
Pada perdagangan hari ini nilai tukar euro berada pada posisi 1.3480 dollar AS. Euro mengalami kenaikan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di level 1.3464 dollar. Hari ini euro sudah sempat mengalami pergerakan melemah ke level 1.3438 dollar yang merupakan posisi paling rendah sejak bulan November lalu.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar euro terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami peningkatan lanjutan akibat rebound teknikal. Mata uang ini berpotensi untuk bergerak pada kisaran 1.3430 – 1.3530 dollar.

Aussie Retreat Teknikal Setelah Sempat Capai 3 Minggu Tertinggi

Mata uang aussie terpantau bergerak retreat setelah sempat membukukan kenaikan signifikan pada sesi perdagangan hari ini (24/7). Dollar Australia tersebut mengalami retreat teknikal setelah sempat mencapai posisi paling tinggi dalam tiga minggu belakangan terhadap dollar AS.
Pada perdagangan hari ini telah dirilis sebuah data penting dari Tiongkok. HSBC Preliminary Manufacturing PMI Tiongkok menunjukkan bahwa aktivitas sektor manufaktur di negara Tirai Bambu tersebut mengalami pertumbuhan di level paling cepat dalam 18 bulan belakangan pada bulan Juli ini. Program stimulus yang diluncurkan oleh pemerintah telah berhasil memberikan dorongan bagi kinerja sektor manufaktur.
HSBC Preliminary Manufacturing PMI Tiongkok untuk bulan Juli tercatat berada pada level 52.0 poin. Angka ini lebih baik dibandingkan dengan prediksi sebelumnya yaitu sebesar 51.0 poin. Angka PMI awal ini lebih tinggi dibandingkan dengan angka PMI manufaktur final bulan Juni yang berada di level 50.7 poin. Ekspansi sektor manufaktur ini terjadi untuk dua hari berturut-turut.
Pada perdagangan sore ini nilai tukar aussie berada pada posisi 0.9444 dollar AS. Dollar Australia mengalami penurunan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di level 0.9457 dollar. Hari ini aussie sudah sempat mengalami pergerakan menguat hingga mencapai ke level 0.9471 dollar yang merupakan posisi paling tinggi sejak tanggal 2 Juli lalu.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar aussie terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami pergerakan terbatas akibat retreat teknikal. Mata uang ini berpotensi untuk bergerak pada kisaran 0.9410 – 0.9480 dollar.

Kamis, 24 Juli 2014

Serba-Serbi Forex: EUR, Aussie, GBP dan USD

Sejauh ini, bulan (dan kuartal) ini ada trend yang lebih dominan terhadap penguatan dolar AS. Hal ini terjadi sekitar 6 bulan lebih lambat dari yang diantisipasikan, namun sekarang sudah mulai muncul. Sebelumnya dibulan ini, hal ini datangnya dengan dukungan dari pergerakan tingkat bunga yang menunjang kenaikan dolar.
Hal ini membuat EURUSD membuat gerakan ke posisi terendah yang lain dalam tahun ini, menembus range kebawah yang telah bertahan selama empat sesi. Tentu saja hal ini sangat di sambut baik oleh ECB, tetapi supaya jelas dolar AS lah yang membuat terjadi gerakan ini.
Aussie rebound pada hari Selasa setelah gubernur Reserved Bank of Australia Steven tidak memberikan komentar secara langsung mengenai matauang Australia ini, maupun kebijakan moneter ataupun outlook dari ekonomi domestic di dalam pernyataan pada acara makan siang. Aussie turun kembali 1%
Aussie rally kembali keatas level 0.94 setelah data inflasi kuartalan terbaru. Angka yang keluar secara besaran sesuai dengan yang diperkirakan, dengan judul di 3%, tetapi Aussie turun sedikit karena short covering dengan pasar kuatir akan muncul angka yang lebih kecil.  Ada pembicaraan yang berkembang mengenai kemungkinan pemotongan tingkat bunga, terutama jika Aussie berhasil mempertahankan posisi yang lebih teguh. Tetapi yang jelas akan ada intervensi dari Reserve Bank of Australia sebelum hal itu terjadi.
Resiko yang besar ada pada sterling, dimana ada rilis dari notulen Monetary Policy Committee (MPC) bulan Juli. Tetap ada kemungkinan paling tidak satu dari anggota komite yang memiliki hak suara memberikan suara untuk kenaikan tingkat bunga, dengan notulen merefleksikan kenyataan mengenai hasil yang mantap  selama beberapa bulan belakangan. Satu saja suara untuk kenaikan tingkat bunga akan memberikan dorongan naik lebih tinggi bagi sterling.
Kenyataannya MPC Inggris tetap seragam dalam keputusannya. Tidak ada anggota yang memberikan suara untuk kenaikan tingkat bunga, tidak sekarang. Namun, beberapa anggota berkata bahwa bahaya dari kenaikan tingkat bunga yang akan merusak pemulihan sudah tidak ada. Ini adalah pernyataan yang keras.
Pernyataan yang keras ini saja sudah cukup mendorong sterling naik. GBP/USD naik lebih tinggi, mencapai diatas 1.7090 dari sekitar 1.7060 sebelumnya pada hari ini. Pasangan matauang ini sekarang mengalami penurunan karena gerakan “buy rumor, sell the fact”, tetapi tidak turun jauh. Stabil di 1.7075 setelah turun ke 1.7060. Mengenai poundsterling, MPC memberikan catatan bahwa kenaikan nilai tukar dari matauang ini merefleksikan performance dari Inggris secara relatif. Tidak ada keraguan disini.

Defisit Perdagangan Jepang Mempersulit Gerakan Perubahan Trend Yen

Kurs mata uang yen masih dibuka melemah terhadap dollar Amerika melanjutkan pelemahan berturut selama 4 hari perdagangan, dan kondisi Yen semakin tertekan setelah rilis data neraca perdagangan yang masih mengalami defisit meskipun tidak sesuai dengan perkiraan defisit yang semakin besar. 
Namun setelah data kinerja manufaktur Jepang dirilis pair tersebut terkoreksi kembali dan menunjukkan kurs Yen naik kembali namun terbatas karena masih dalam trend yang bearish. Data neraca perdagangan negara tersebut dilaporkan masih defisit meski terjadi pengurangan, bulan Juni lalu defisit neraca perdagangan  berada di level -1.08 triliun yen. Akan tetapi hal ini masih  baik karena meleset dari perkiraan awal yaitu -1.11 triliun.
Sementara itu PMI Manufaktur jepang meleset dari perkiraan yaitu sebesar 50.8. Menurun jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya akan tetapi ini masih dikategorikan bertumbuh walaupun dalam rate yang lebih lambat. Sekalipun data ini menunjukan performa lebih baik,saat ini yen masih dalam keadaan yang terpuruk dan belum bisa bangkit.
Nilai tukar yen jepang terhadap dollar Amerika serikat saat ini dibuka melemah dengan harga pembukaan sebesar 101.466/$ dan sekarang bergulir diposisi 101.47/$
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa range pergerakan mata uang Yen Jepang terhadap dollar AS untuk hari ini cenderung melemah dengan range 101.187 – 101.78. Hal ini terjadi karena pair sudah rebound strong supportnya di 101.19 ,  ditambah dengan melihat pola major chart saat ini yang berada di sudut akhir pola Triangles sehingga sangat berpotensi untuk bullish jangka panjang. Fundamental saat ini juga mendukung yen terus melemah sehingga chart USDJPY akan terus naik.

Rabu, 23 Juli 2014

Indeks Euro Menguat Terbatas

Pergerakan indeks kurs Euro dini hari ini (23 Juli) terpantau naik, dan mata uang tersebut terpantau menekan mata uang utama lainnya setelah dibuka pada 108.69 di awal perdagangan (00.00 GMT). Indeks kurs Euro naik sekitar 2 pips atau sekitar 0.02 % dan nilai bergulir terpantau berada pada 108.71.
Kalender ekonomi menunjukkan bahwa Eurostat dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai sektor konsumsi di Uni Eropa. Sejumlah ekonom menduga adanya perkembangan yang cukup baik terhadap data yang akan dirilis pada sektor ini.
Indikator Consumer Confidence diharapkan dapat menunjukkan performa yang agak membaik dan menggambarkan adanya peningkatan ke angka -6 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -7. Mata uang indeks kurs Euro terpantau bergerak naik merespon dini perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental harian mata uang indeks kurs Euro bahwa range normal indeks kurs indeks kurs Euro pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 108.55 dan level resistance pada kisaran 108.81.
Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , indeks kurs indeks kurs Euro berada pola Descending Triangle. Indikator-indikator teknikal menunjukkan fase tengah bearish.
Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa indeks kurs Euro membentuk Falling Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan bahwa instrumen ini berada pada fase tengah bearish.

Bergerak Naik, Dollar AS Perkuat Keunggulan

Dollar AS dini hari ini ( 23 Juli ) menguat setelah dibuka di 0.8981 pada awal perdagangan (00.00 GMT) dan telah naik sekitar 42 pips atau sekitar 0.46 %. Nilai bergulir USDCHF tampak berada pada 0.9023.
Sentimen positif terhadap Dollar AS nampak menguat setelah National Association of Realtors mengumumkan kepada publik bahwa sektor perumahan di negara in mengalami kenaikan kinerja.
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan peningkatan pada indikator fundamental ekonomi Existing Home Sales yang meningkat ke angka 5.04M dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 4.91M. Kenaikan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan naik ke angka 4.98M.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian Dollar AS bahwa range normal pergerakan Dollar AS/Swissie pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 0.897 d0an level resistance pada kisaran 0.8990.

Selasa, 22 Juli 2014

Outlook Kalender Forex Minggu Ini.

Dolar AS dan yen Jepang mengalami kemajuan dengan isu-isu geo-politik menjadi headlines sampai akhir dari minggu lalu. Data inflasi dan perumahan AS, GDP Inggris adalah diantara event-event utama dari kalender Forex minggu ini. Berikut ini adalah outlook dari penggerak pasar (market mover) utama seminggu kedepan:
  1. Data inflasi AS: Selasa, 12:30. Harga konsumen AS naik 0.4% di bulan Mei, ditengah kenaikan tajam di harga-harga makanan. Harga konsumen AS diperkirakan akan mengalami kenaikan 0.3% sementara harga-harga “Core” diperkirakan akan naik 0.2%. 0.2%.
  2. Existing Home Sales AS: Selasa, 14:00. Jumlah dari penjualan rumah lama di AS naik di bulan Mei ke posisi tertinggi hampir dalam 3 tahun mencapai 4.89 juta dari 4.66 juta sebelumnya. Kali ini diperkirakan akan naik lagi menjadi 4.98 juta.
  3. Keputusan tingkat bunga Selandia Baru: Rabu, 21:00. Bank sentral Selandia Baru mengumumkan kenaikan tingkat bunga sebesar 25 basis poin di dalam pertemuan bulan Juni, menjadi 3.25%. Bank sentral Selandia Baru diperkirakan akan menaikkan tingkat bunga lagi menjadi 3.50% tetapi setelah angka CPI yang lemah ada ruang untuk terjadinya kejutan penurunan.
  4. Klaim Pengangguran AS: Kamis, 12:30. Jumlah orang Amerika yang mengisi benefit klaim pengangguran menurun 3000 mencapai 302.000 pada minggu yang lalu. Kali ini jumlah klaim diperkirakan akan naik menjadi 310.000.
  5. New Home Sales AS: Kamis, 14:00.  Penjualan rumah baru AS naik ke 6 tahun tertinggi di bulan Mei, mencapai 504.000 unit, 18.6% lebih dari bulan sebelumnya. Sekarang penjualan rumah baru AS diperkirakan akan mencapai 485.000.
  6. Ifo Business Climate Jerman: Jumat, 8:00. Indeks iklim bisnis Jerman menurun menjadi 109.7 di bulan Juni dari 110.4 di bulan Mei. Sentimen bisnis Jerman kali ini diperkirakan turun lagi menjadi 109.6.
  7. GDP Inggris: Jumat, 8:30. Di kuartal ke satu 2014 ekonomi Inggris berkembang 0.8%. Dikuartal kedua ekonomi Inggris diperkirakan tetap akan berkembang sebesar 0.8%.
  8. Durable Goods Orders AS: Jumat, 12:30. Order untuk barang-barang tahan lama AS jatuh 1% di bulan Mei ditengah penurunan tajam permintaan terhadap perlengkapan militer. Order “durable goods” diperkirakan akan naik 0.4%, sementara Core Order naik 0.6%.