FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

Jumat, 30 Mei 2014

Posisi Pasar Jika ECB Mengambil Langkah Tingkat Bunga Negatif

Pandangan pasar yang ada saat ini kelihatannya adalah bahwa ECB akan memangkas tingkat bunga deposit dan refi utama dan akan mengeluarkan langkah-langkah likuiditas tambahan minggu depan, menurut catatan CitiFX, sebagaimana di kutip oleh eFXnews.
“Pandangan ini juga banyak yang sudah diakomodir didalam harga sekarang, dengan diberikannya empat gambaran besar penjualan EURUSD dan turunnya tingkat bunga pasar di dalam pasar matauang euro minggu belakangan ini. Kesimpulan ini dikonfirmasi oleh ahli pengukur posisi yang mengatakan bahwa investor sekarang sedang menjual EUR habis-habisan”. Citi menambahkan.
“ Kami akan mempertanyakan apakah potensi negatif dari pengenalan tingkat bunga negatif akan memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap EUR dibandingkan dengan yang sekarang diantisipasi pasar,” kata Citi.   
Posisi apakah yang mau dilakukan?
“Secara khusus, jual EUR terhadap matauang lainnya yang memberikan imbal hasil yang lebih tinggi oleh bank-bank Eropa yang memegang kelebihan kas yang bisa menjadi jalan dari resistant yang  paling tidak berfungsi,” jawab Citi.
Citi memberikan dua alasan dibalik pandangan ini:
  1. Meminjamkan uang kas ke bank-bank lain di Zonaeuro bisa dihambat oleh kompensasi yang tidak mencukupi bagi resiko counterparty.
  2. Membeli obligasi peripheral bisa menjadi yang kurang menarik menuju test bank stress yang bisa mempenalti eksposur yang berlebihan dari hutang pemerintah.

Rabu, 28 Mei 2014

Dollar Naik Melanjutkan Rally

Dollar AS dini hari ini ( 28 Mei) menguat setelah dibuka di 0.8944 pada awal perdagangan (00.00 GMT) dan telah naik sekitar 20 pips atau sekitar 0.22 %. Nilai bergulir USDCHF tampak berada pada 0.8965.
Sentimen positif terhadap Dollar AS nampak menguat setelah The Conference Board Inc. mengumumkan kepada publik bahwa sektor konsumsi di Amerika Serikat mengalami kenaikan pada periode bulan Mei .
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan terjadinya peningkatan pada indikator fundamental ekonomi CB Consumer Confidence yang menguat ke angka 83.0 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 81.7. Kenaikan tersebut menunjukkan performa yang lebih rendah dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan dapat naik ke angka 83.2. USDCHF terpantau bergerak naik merespon perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian Dollar AS bahwa range normal pergerakan Dollar AS/Swissie pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 0.8933 dan level resistance pada kisaran 0.8960.

Indeks Euro Naik Tipis, Masih Dalam Tekanan

Pada pergerakan forex dini hari ini ( 28 Mei ), indeks kurs Euro secara umum menunjukkan pergerakan naik terhadap beberapa mata uang utama lainnya setelah dibuka pada 109.92 di awal perdagangan (00.00 GMT). Indeks mata uang tersebut telah menguat sekitar 2 pips atau sekitar 0.02 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 109.94.
Menjelang laporan dari INSEE yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai sektor sektor konsumsi di Perancis, indeks Euro naik tipis. Sejumlah ekonom menduga adanya perkembangan positif pada sektor ini.
Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator French Consumer Spending m/m dapat menunjukkan kinerja yang menguntungkan dan diharapkan mengalami peningkatan ke angka 0.5% dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 0.4%. Indeks kurs Euro terpantau bergerak menguat merespon dini perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental harian valas indeks kurs Euro bahwa range normal indeks kurs indeks kurs Euro pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 109.76 dan level resistance pada kisaran 110.07.

Senin, 26 Mei 2014

Analisis Fundamental Euro, Dalam Pola Tertekan

Pergerakan mata uang Euro pada perdagangan forex hari ini (03:01:25 GMT, Senin, 26 Mei 2014) terpantau menunjukkan pergerakan turun . Mata uang tersebut dibuka di kisaran 138.95 di awal perdagangan (00.00 GMT) kemudian turun sekitar -11 pips atau sekitar -0.08 % dan nilai bergulir terpantau berada di kisaran 138.83.
Kalender ekonomi menunjukkan bahwa GfK dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai iklim sektor konsumsi di Jerman. Sejumlah ekonom menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan.
Indikator GfK German Consumer Climate diharapkan dapat menunjukkan sinyalemen stagnan dan diduga akan tetap di angka 8.5 dari nilai periode lalu yaitu 8.5. Mata uang Euro terpantau bergerak turun merespon dini laporan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Euro bahwa range normal mata uang Euro pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 138.66 dan level resistance pada kisaran 139.15.
Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang Euro berada pola Channelling Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan momentum dan volatilitas yang stabil berada pada fase pertengahan bullish.
Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Euro berada pada pola Falling Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan fase akhir bearish (minor) .

Jumat, 23 Mei 2014

Alasan Mengapa Tingkat Bunga AS Masih Akan Tetap Rendah

Di dalam pidatonya pada hari Selasa, presiden Federal Reserve Bank of New York William Dudley memaparkan tiga alasan kunci mengapa the Fed kemungkinan akan tetap mempertahankan tingkat bunga jangka pendeknya dibawah rata-rata historis untuk jangka waktu yang lama. Tingkat bunga ini – the federal funds rate – penting, karena mempengaruhi tingkat bunga mortgages dan pinjaman.
Pernyataan Dudley perlu diperhatikan karena Dudley adalah pembuat keputusan top di bank sentral AS dan sangat sejalan dengan ketua Fed sekarang Janet Yellen.
  1. Ekonomi tetap masih lemah: Suka atau tidak, ekonomi masih mengecewakan di beberapa bagian dan hal ini tidak akan bisa berubah dengan cepat kapan saja.
“Badai ekonomi kelihatannya masih akan ada sampai beberapa tahun lagi,” Dudley berkata dalam pidatonya kepada the New York Association of Business Economics.
Dia memberikan catatan bahwa Great Recession menakutkan para pebisnis dan rumah tanggal yang akan menutup investasi dan belanja mereka untuk waktu yang lama.
Sementara itu, sektor perumahan sedang menghadapi “beberapa badai yang signifikan” katanya.
  1. Potensi masa depan AS sedang menurun: Ingat ekonomi pada masa yang bagus? Kata, era Clinton atau pertengahan tahun 2000? Pada masa yang akan datang, ekonomi AS memiliki potensi yang lebih rendah untuk bertumbuh dibandingkan dengan pada masa jayanya di tahun 1990 an dan 2000, terutama karena sebagian besar dari populasi memasuki masa pensiun. Potensi ekonomi yang lebih rendah mengandung arti tingkat bunga akan tetap rendah, bahkan setelah ekonomi mulai pulih kembali, kata Dudley.

  1. Regulasi Bank: Menyusul crash besar-besaran pada tahun 2008, bank-bank sekarang diwajibkan untuk menahan sejumlah uang kas yang lebih banyak untuk keadaan emergency.
Sementara kewajiban memiliki modal yang lebih tinggi ini memang sangat penting untuk menjaga agar sistem keuangan tetap kuat, hal ini menyebabkan the Fed harus mempertahankan tingkat bunga yang rendah pada masa yang akan datang, agar supaya jangan terjadi perlambatan pinjaman bank.
Jika the Fed ingin melanjutkan menstimulir ekonomi, hal ini berarti harus tetap dipertahankan tingkat bunga yang lebih rendah dari biasanya, agar dapat mencapai pengaruh yang diinginkan terhadap ekonomi.  

Kudeta Di Thailand Anjlokkan Baht Dan Investor Asing Tarik $ 408 Miliar Dari SET

Dalam satu menit setelah tentara Thailand mengumumkan kudeta, baht turun 0,6 persen terhadap dolar AS. Templeton Emerging Markets Group dan Samsung Asean Equity Fund mengatakan kelemahan pasar akan berumur pendek.
Investor asing menarik $ 408 miliar dananya dari bursa saham Thailand sejak darurat militer dideklarasikan lebih awal, di tanggal 20 Mei, tindakan ini mengirim Indeks SET patokan di Bangkok turun 0,7 persen untuk bulan ini. Baht adalah mata uang dengan performa terburuk di Asia pada bulan Mei.
SET Index saham naik 0,2 persen di Bangkok sebelum kudeta pengumuman. Hasil pada obligasi 10 – tahun Thailand naik dua basis poin menjadi 3,79 persen. The iShares MSCI Thailand yang diperdagangkan di bursa turun 1,1 persen menjadi $ 73,69 di jam perdagangan AS kemarin.
Keretakan diantara para pendukung yang sebagian besar berbasis di pedesaan untuk mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, yang digulingkan dalam kudeta tahun 2006, telah memecah masyarakat Thailand dan membebani produksi dan pariwisata. Bangsa ini mungkin akan memiliki pertumbuhan paling lambat di antara rekan-rekan utama Asia Tenggara tahun ini, menurut survei Bloomberg. Ekonomi Thailand menyusut 0,6 persen dalam tiga bulan sampai Maret dari tahun sebelumnya.
Sementara pengambilalihan militer kemarin “mungkin membantu mencegah pertumpahan darah lebih lanjut dan konfrontasi politik full-blown, masalahnya adalah bahwa ketidakpastian yang berikut dapat menyebabkan macet ekonomi,” kata Kelvin Tay, kepala investasi di Asia Pasifik di UBS Wealth Management, yang mengawasi dana senilai $ 2 triliun.

Kamis, 22 Mei 2014

Yen Lanjutkan Penurunan setelah Retreat dari 3.5 Bulan Tertinggi terhadap Dollar AS

Mata uang yen Jepang pagi hari ini masih melanjutkan penurunannya terhadap dollar AS (22/5). Yen alami koreksi teknikal sejak perdagangan kemarin setelah mata uang ini sempat melejit hingga mencapai posisi paling tinggi dalam 3.5 bulan belakangan terhadap rival utamanya tersebut. Kenaikan bursa saham pagi ini juga turut mengurangi permintaan pasar terhadap mata uang safe haven.
Kemarin yen terangkat menguat hingga mencapai ke atas level MA 200 hari terhadap dollar. Pasar melakukan aksi ambil untung dan membawa mata uang Jepang ditutup di teritori negatif.
Di samping aksi jual teknikal terhadap yen, secara fundamental dollar juga memperoleh dorongan bullish terhadap yen. Kenaikan di bursa aham membuat minat terhadap mata uang safe haven seperti yen menjadi berkurang. Kenaikan yield obligasi pemerintah AS juga menjadi penyebab naiknya dollar terhadap yen.
Hari ini yen Jepang berada di level 101.45 per dollar AS. Mata uang Jepang tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 101.37 per dollar. Yen kemarin sempat melonjak ke posisi 100.82 per dollar yang merupakan level paling tinggi sejak tanggal 5 Februari 2014.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan mata uang yen Jepang terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan lanjutan meskipun terbatas. Mata uang ini akan mengalami pergerakan pada kisaran 100.90 – 101.80.