FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

Jumat, 02 Mei 2014

Indeks Dollar AS Menguat Di Awal Sesi Amerika

Indeks nilai tukar Dollar AS hari ini (14:30:11 GMT, Kamis, 1 Mei 2014) nampak rebound menguat terhadap beberapa mata uang utama. Harga pembukaan berada pada 79.51 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah naik sekitar 4 pips atau sekitar 0.05 % dan nilai bergulir terpantau berada di 79.55.
Sentimen positif terhadap mata uang Dollar AS nampak menguat, setelah Institute for Supply Management menyampaikan bahwa terjadi kenaikan kinerja pada sektor manufaktur di Amerika Serikat.
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada indikator ekonomi ISM Manufacturing PMI yang menguat ke angka 54.9 dari nilai periode lalu yaitu 53.7. Adanya kenaikan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan naik ke angka 54.3. Dollar AS terpantau bergerak positif merespon perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Dollar AS bahwa range normal indeks Dollar AS pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 79.32 dan level resistance pada kisaran 79.82.

Nilai Kurs Dollar AS Naik Terbatas

ada pergerakan forex dini hari ini ( 02 Mei ), Dollar AS secara umum menunjukkan pergerakan naik terhadap Yen Jepang setelah dibuka pada 102.21 di awal perdagangan (00.00 GMT). Nilai mata uang tersebut telah menguat sekitar 9 pips atau sekitar 0.09 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 102.30.
Sentimen positif terhadap mata uang Dollar AS nampak menguat, setelah Institute for Supply Management menyampaikan bahwa terjadi kenaikan kinerja pada sektor manufaktur di Amerika Serikat.
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada indikator ekonomi ISM Manufacturing PMI yang menguat ke angka 54.9 dari nilai periode lalu yaitu 53.7. Adanya kenaikan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan naik ke angka 54.3. Dollar AS terpantau bergerak positif merespon perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Dollar AS bahwa range normal Dollar/Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 101.89 dan level resistance pada kisaran 102.65.

Rabu, 30 April 2014

Kurs Dollar AS Bergerak Lesu

Dollar AS pada hari ini (Selasa, 29 April 2014, 08:37:40 GMT) bergerak melemah terhadap mata uang utama Dollar Kanada . Harga pembukaan berada pada 1.10234 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah turun sekitar -27 pips atau sekitar -0.25 % dan nilai bergulir terpantau berada di 1.0995.
Sentimen negatif terhadap mata uang Dollar AS nampak menguat menghadapi laporan dari Standard & Poor’s mengenai kinerja sektor perumahan di Amerika Serikat. Sejumlah pakar ekonomi mengduga adanya perlambatan kinerja pada sektor ini.
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya pelemahan pada indikator ekonomi S&P/CS Composite-20 HPI y/y diperkirakan akan turun dari angka 13.2%. ke anka 12.9%. Dollar AS terpantau bergerak turun merespon perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Dollar Kanada bahwa range normal USDCAD pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 1.1013 dan level resistance pada kisaran 1.1036

Program Penghematan dari the Fed Bisa Lebih Cepat dari yang Diperkirakan

Fxempire.com membuat analisa mingguan yang menyimpulkan bahwa program penghematan dari the Fed bisa datang lebih cepat dari yang diperkirakan oleh para investor. Berikut ini adalah alasan-alasan mengapa hal itu dapat terjadi.
  • Pengaruh Quantitative Easing terhadap penciptaan lapangan pekerjaan sudah melemah.
  • Ancaman deflasi juga sudah melemah.
  • Meskipun kemungkinan terjadinya inflasi sangat rendah, namun resikonya sangat signifikan, maka the Fed perlu berhati-hati, terutama karena buruknya pencatatan.
  • Signal sedikit saja dari kenaikan tingkat bunga akan membawa benefit baru bagi kebijakan luarnegeri AS.
  • Hanya sedikit orang yang memperkirakan akan terjadi kenaikan dalam tingkat bunga AS sebelum pertengahan 2015 dengan alasan:
  1. The Fed telah membuat kejelasan tidak akan menaikkan tingkat bunga sampai lapangan pekerjaan membaik dan tidak perlu lagi bantuan kebijakan dari the Fed.
  2. Inflasi yang rendah yang berkelanjutan melepaskan the Fed dari tekanan melakukan penghematan.
  3. Meskipun the Fed mengklaim sebaliknya, dapat dipastikan the Fed berpikir bahwa menaikkan tingkat bunga AS akan memberikan tekanan terhadap pemulihan ekonomi global yang pada gilirannya akan memukul ekonomi AS juga.
Pada kenyataannya ketiga alasan tersebut yang memperkirakan tingkat bunga rendah yang berkelanjutan semua sudah melemah, dengan demikian memberikan signal kemungkinan terjadinya penghematan menjadi lebih cepat.
Analis VBN beranggapan hal ini masuk akal dengan melihat pada outlook kalender forex minggu ini sebagai berikut:
Non Farm Payroll ADP AS: Rabu, 12:15. Laporan kreasi pekerjaan dari ADP di bulan Maret naik menjadi 191.000 dari 178.000 yang dibukukan pada bulan Februari, menunjukkan trend penurunan dalam beberapa bulan terakhir telah berakhir. Laporan peningkatan pekerjaan awal dari ADP diperkirakan akan mencapai 212.000.
Kenaikan GDP AS:  Rabu, 12:30. Ekonomi AS berkembang dengan tingkat pertumbuhan sebesar 2.6% pada kuartal terakhir dari 2013, meskipun terjadi penutupan kegiatan pemerintahan dan perdebatan batas atas hutang. Perkiraan awal dari pertumbuhan GDP AS diperkirakan mengalami kenaikan 1.1% karena efek dari musim dingin yang sangat dingin.
Klaim pengangguran AS: Kamis, 12:30. Angka klaim pengangguran AS diperkirakan akan menurun menjadi 317.000 dari sebelumnya sebesar 329.000.
ISM Manufaktur PMI AS: Kamis, 14:00. Sektor manufaktur AS diperkirakan melanjutkan pemulihannya diangka 54.3 setelah sebelumnya mengalami kenaikan menjadi 53.7 di bulan Maret.

Selasa, 29 April 2014

Kurs Dollar AS Bergerak Menguat Terhadap Yen

Dollar AS pada malam hari ini (Senin, 28 April 2014, 14:52:06 GMT) bergerak menguat terhadap Yen Jepang . Harga pembukaan USDJPY berada pada 102.08 di awal perdagangan (00.00 GMT) mata uang tersebut telah naik sekitar 43 pips atau sekitar 0.42 % dan nilai bergulir terpantau berada di 102.52.
Sentimen positif terhadap mata uang Dollar AS nampak menguat setelah National Association of Realtors menyampaikan bahwa sektor perumahan di AMerika Serikat mengalami kenaikan kinerja yang cukup mengesankan.
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada indikator ekonomi Pending Home Sales m/m yang bertambah baik ke angka 3.4% dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -0.5%. Informasi yang menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan naik ke angka 1.0%. Dollar AS terpantau bergerak positif merespon perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Dollar AS bahwa range normal Dollar/Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 101.86 dan level resistance pada kisaran 102.39.

Pergerakan Matauang USD, GBP dan Euro Di Akhir dan Awal Bulan Berjalan.

Kita sedang melihat penjualan dolar AS baik terhadap euro maupun sterling di dalam minggu yang akan penuh dengan volatilitas ini. Di akhir bulan kemungkinan akan bertambah trading dari institusi-institusi pada pertengahan minggu. Setelah itu kita akan melihat data inflasi di zona euro, bersamaan dengan data pasar tenaga kerja di AS pada akhir minggu.
Di background, kita masih terus mengawasi dengan ketat kejadian-kejadian di Ukraine, dimana ketegangan tetap tinggi.
Dolar AS sendiri ditradingkan 0.7% dibawah rata-rata setahun. Masih ada kepercayaan mendasar bahwa dolar AS masih memiliki ruang gerak untuk memulihkan diri. Di tahun-tahun belakangan ini, cukup berharga untuk dicatat bahwa bulan Mei telah terbukti menjadi bulan yang positip yang kuat bagi dolar AS, dolar indeks-nya rata-rata 3.5%   melihat empat tahun kebelakang.
Untuk saat i ini, agenda data sangat ringan, tetapi sebagaimana yang ditunjukkan oleh pergerakan harga di awal, arus data yang akan masuk diakhir bulan akan mendominasi pergerakan harga.
Konfirmasi dari minat Pfizer untuk Inggris juga ada dibelakang penjualan dolar AS terhadap Eropa, tetapi seperti biasanya, waktu, struktur dan ketidak pastian ada dibelakang arus uang untuk posisi beli memberikan ruang untuk volatilitas dimasa yang akan datang tergantung bagaimana deal nya mengalami kemajuan.
Poundsterling telah menunjukkan sedikit pergerakan sejak pertengahan April, siap menyentuh garis 1.68. Akankah GBP/USD akhirnya berhasil menembus garis batas? Banyak tergantung pada rilis GBP dan PMI.
Di AS, kita sudah melihat angka-angka yang simpang-siur, tetapi the Fed diperkirakan akan mengimplimentasikan taper atas QE berikutnya kemudian pada akhir dari minggu, yang akan bisa memberikan bantuan bagi dolar AS. Semua sangat tergantung pada data NFP yang sangat penting pada akhir dari minggu ini. Dengan demikian sentiment secara keseluruhan terhadap GBP/USD adalah netral terhadap data yang akan dirilis.

Senin, 28 April 2014

Yen Jepang Menguat Di Tengah Meningkatnya Krisis Di Ukraina

Nilai tukar mata uang yen Jepang terpantau kembali mengalami kenaikan terhadap dollar AS (28/4). Yen melanjutkan kenaikannya terhadap 16 mata uang rivalnya, termasuk dollar AS seiring dengan memburuknya kondisi krisis geopolitik di Ukraina. Di tengah kondisi yang tidak menentu tersebut peranan yen sebagai mata uang safe haven kembali meningkat.
Akhir pekan lalu beberapa aktivis pro-Rusia menyandera delapan inspektur militer Eropa di sebuah kawasan di Ukraina Timur. Ketegangan di Ukraina makin memuncak dan Amerika Serikat serta Uni Eropa kembali mengecam lingkaran dekat Presiden Rusia Vladimir Putin atas aksi penyanderaan tersebut. Kemungkinan sanksi yang lebih keras terhadap Rusia membuat sentiment di bursa saham Asia melemah.
Hari ini mata uang yen terpantau berada pada posisi 102.12 per dollar AS. Posisi yen tersebut mengalami peningkatan dibandingkan dengan penutupan perdagangannya akhir pekan lalu yang berada di level 102.14 per dollar. Pagi ini yen sempat mengalami kenaikan hingga ke level 102.05 per dollar.
Pergerakan yen masih terhitung terbatas hari ini jelang penetapan kebijakan moneter oleh BoJ dan Fed. Bank of Japan akan mengumumkan kebijakan moneternya pada hari Rabu mendatang.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan mata uang yen Jepang pada sesi perdagangan hari ini akan cenderung mengalami kenaikan lanjutan meskipun terbatas. Untuk perdagangan hari ini mata uang tersebut akan mengalami pergerakan pada kisaran 101.80 – 102.40 per dollar.