FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

Kamis, 02 Januari 2014

Poundsterling Lanjutkan Kenaikan, Kembali Capai 2.5 Tahun Tertinggi terhadap Dollar

Pada hari kedua tahun 2014 ini nilai tukar poundsterling Inggris mengalami peningkatan lanjutan terhadap dollar AS (02/01). Mata uang ini membukukan peningkatan yang paling besar di antara 10 mata uang negara maju pada paruh kedua tahun 2013 lalu. Membaiknya kondisi ekonomi di Inggris mendorong timbulnya spekulasi bahwa Bank of England akan melakukan pengetatan moneter dengan cara peningkatan suku bunga acuan lebih cepat dari prediksi.
Hari ini poundsterling kembali mencapai posisi paling tinggi dalam 2.5 tahun terhadap dollar AS. Pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga berada pada level paling tinggi sejak tahun 2010. Kondisi ini menimbulkan spekulasi mengenai kenaikan suku bunga.
Hari ini data PMI manufaktur dari Inggris akan diumumkan. Diperkirakan indeks untuk bulan Desember akan berada di level 58.3 poin, atau turun sedikit dari level 58.4 poin yang dicapai pada bulan November lalu.
Hari ini poundsterling mengalami kenaikan ke posisi 1.6591 dollar AS. Posisi poundsterling ini mengalami kenaikan dibandingkan dengan penutupan perdagangannya dini hari tadi yang ada di level 1.6565 dollar AS. Posisi poundsterling sekaligus merupakan yang paling tinggi sejak bulan Agustus tahun 2011 yang lalu.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar poundsterling terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung masih melanjutkan kenaikannya. Untuk hari ini mata uang tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1.6540 – 1.6600 dollar AS.

Kamis, 26 Desember 2013

Yen Makin Anjlok Di Tengah Kurangnya Minat terhadap Safe Haven

Pada perdagangan hari ini nilai tukar yen Jepang terpantau makin lesu terhadap dollar AS dan kembali mencapai posisi paling rendah dalam lebih dari lima tahun belakangan (26/12). Yen makin anjlok karena bank sentral Jepang menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program pelonggaran moneter. Sementara itu Fed justru mulai melakukan pengurangan stimulus moneternya.
Yen melemah untuk tiga hari berturut-turut sementara indeks Nikkei kemarin ditutup di level paling tinggi dalam enam tahun belakangan. Menguatnya bursa saham di Asia hari ini dan kemarin mengakibatkan mata uang yen yang merupakan safe haven kurang diminati oleh para pelaku pasar yang memilih investasi dengan imbal hasil lebih tinggi seperti bursa saham.
Hari ini nilai tukar yen Jepang mengalami penurunan tajam hingga ke posisi 104.77 per dollar AS. Yen melemah signifikan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan kemarin yang berada di level 104.27 per dollar. Hari ini yen berada pada posisi paling tinggi sejak bulan Oktober tahun 2008 yang lalu.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar mata uang yen Jepang terhadap dollar AS berpotensi untuk mengalami penurunan lanjutan. Mata uang tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 104.40 105.20 per dollar.
(ia/JA/vbn)

Workshop SIMPRO

Selasa, 24 Desember 2013

Euro Naik, Rebound Tipis Terhadap Dollar AS

Euro hari ini (Senin, 23 Desember 2013, 09:16:08 GMT) terpantau naik terhadap Dollar AS. Dibuka pada kisaran 1.3673 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut menguat sekitar + 3 pips atau sekitar + 0.02 % dan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 1.3676.
Euro terpantau menerima sedikit sentimen positif dari investor, setelah baru saja Destatis (kantor statistik Jerman) melaporkan bahwa terdapat sinyal penguatan pada sektor konsumsi di negara ini, terutama bagi barang-barang impor.
Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan pada indikator fundamental ekonomi German Import Prices m/m yang menguat ke angka 0.1% dari nilai periode sebelumnya yaitu -0.7%. Perkembangan yang menggembirakan tersebut menunjukkan kinerja yang lebih rendah dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan dapat naik ke angka 0.4%. Euro terpantau bergerak naik tipis merespon perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Euro bahwa rentang normal pergerakan Euro/Dollar pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 1.3634 dan level resistance pada kisaran 1.3719.
(IY/JA/vbn)
Workshop SIMPRO

Dollar AS Melemah Lagi Terhadap Franc Swiss

Mata uang Dollar AS pada malam hari ini (Senin, 23 Desember 2013, 13:37:44 GMT) melemah terhadap Franc Swiss . Dibuka pada 0.896 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah melemah sekitar -14 pips atau sekitar -0.16 % dan nilai bergulir tampak berada di kisaran 0.8946.
Sentimen negatif terhadap Dollar AS nampak menguat setelah Bureau of Economic Analysis (AS) mengumumkan kepada publik bahwa kenaikan pendapatan masyarakat AS menunjukkan kinerja yang lebih rendah dari ekspektasi.
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan adanya kenaikan pada indikator fundamental ekonomi Personal Income m/m yang hanya mencapai angka 0.2% dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -0.1%. Data tersebut menunjukkan performa yang lebih rendah dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan dapat naik ke angka 0.4%. Pair USDCHF terpantau bergerak turun merespon perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian Dollar AS bahwa range normal pergerakan Dollar AS/Swissie pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 0.8929 dan level resistance pada kisaran 0.8998.
Workshop SIMPRO

Dollar AS Bergerak Melemah

Dollar AS dini hari ini ( 24 Desember) terpantau turun terhadap Dollar Kanada . Dibuka pada kisaran 1.0640 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut melemah sekitar -25 pips atau sekitar -0.23 % dan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 1.0615.
Dollar AS terpantau menerima sentimen negatif dari investor, setelah University of Michigan (AS) melaporkan bahwa kinerja sektor konsumsi di negara ini belum dapat menunjukkan kenaikan seperti yang diestimasikan oleh sejumlah ekonom.
Hal tersebut ditunjukkan dengan belum berubahnya nilai indikator fundamental ekonomi Revised UoM Consumer Sentiment di angka 82.5 dari nilai periode sebelumnya yang juga 82.5. Perkembangan yang kurang menggembirakan tersebut menunjukkan kinerja yang lebih rendah dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan dapat naik ke angka 82.9. Dollar AS terpantau bergerak turun merespon perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Dollar Kanada bahwa range normal USDCAD pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 1.0600 dan level resistance pada kisaran 1.0709
Workshop SIMPRO

Kurs Pound Hari Ini, Menguat Terbatas

Pada pergerakan forex sesi Asia hari ini (Selasa, 24 Desember 2013, 03:13:14 GMT), Poundsterling Inggris secara umum menunjukkan pergerakan naik terhadap Yen Jepang setelah dibuka pada 170.21 di awal perdagangan (00.00 GMT). Mata uang tersebut telah menguat sekitar + 37 pips atau sekitar + 0.21 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 170.58.
Menjelang laporan dari British Bankers’ Association (BBA) yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai sektor perumahan di Inggris, Sterling nampak bergerak naik. Sejumlah ekonom menduga adanya perkembangan positif pada sektor ini.
Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator BBA Mortgage Approvals dapat menunjukkan kinerja yang menguntungkan dan diharapkan mengalami peningkatan ke angka 44.5K dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 42.8K. Mata uang Poundsterling Inggris terpantau bergerak terapresiasi merespon dini perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Pound bahwa range normal Cross rate Sterling-Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 169.63 dan level resistance pada kisaran 170.95.
Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang, pair GBPJPY ini berada pada Channeling Up ditinjau sejak pertengahan tahun lalu. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum dan memasuki fase akhir fase konsolidasi
Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa pair GBPJPY ini berada pada pola Channelling Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya kenaikan momentum dan nampak berada pada fase akhir pola bullish.
(IY/JA/vbn)
Workshop SIMPRO

Senin, 23 Desember 2013

Yen Bergerak Terbatas, Pola Pergerakan Masih Bearish

Pada perdagangan hari ini mata uang yen Jepang tampak masih bergerak terbatas terhadap dollar AS (23/12). Yen cenderung naik lagi, melanjutkan peningkatan yang terjadi pada perdagangan Jumat pekan lalu. Kenaikan yen ini disebabkan oleh rebound teknikal setelah pada perdagangan Jumat tersebut mata uang Jepang ini sempat melempem hingga mencapai posisi paling rendah dalam 5 tahun belakangan.
Para pelaku pasar tampak cenderung merealisasikan keuntungan atas pair dollar-yen untuk sementara. Mata uang yen masih berada dalam pola bearish yang kuat untuk jangka panjang dan diperkirakan masih akan mengalami penurunan lanjutan pada kuartal pertama tahun 2014.
Perbedaan arah kebijakan bank sentral AS dan Jepang menjadi faktor yang berpotensi untuk mendorong yen kembali melemah. Fed telah melakukan pengetatan moneter dengan pengurangan program pembelian obligasi. Sementara itu BOJ justru diperkirakan akan kembali melonggarkan kebijakan moneternya jelang penetapan peningkatan pajak penjualan.
Hari ini nilai tukar yen terpantau berada pada posisi 104.05 per dollar. Posisi mata uang Jepang tersebut tampak flat dibandingkan dengan penutupan perdagangan akhir pekan lalu. Pada perdagangan Jumat yen sempat anjlok tajam hingga mencapai posisi 104.64 per dollar AS.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar yen terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami peningkatan terbatas. Untuk hari ini mata uang tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 103.80 – 104.30 per dollar.
(ia/JA/vbn)                                                        
Workshop SIMPRO