FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

Rabu, 18 Juni 2014

Forex Harian Euro, Naik Tipis

Euro pada hari ini (05:20:41 GMT, Rabu, 18 Juni 2014) bergerak menguat terhadap mata uang utama lainnya, Yen Jepang. Harga pembukaan berada pada 138.41 di awal perdagangan (00.00 GMT), dan mata uang tersebut telah naik sekitar 11 pips atau sekitar 0.08 %. Nilai bergulir EURJPY terpantau berada di 138.53.
Destatis dijadwalkan akan mengumumkan data terkini mengenai kinerja sektor produksi di Jerman.. Sejumlah ekonom menduga adanya perkembangan yang cukup baik pada sektor ini.
Indikator fundamental ekonomi German PPI m/m diduga akan menggambarkan kondisi yang menggembirakan dan diharapkan dapat meningkat ke angka 0.2% dari nilai pada periode sebelumnya yaitu – 0.1%. Euro terpantau bergerak positif merespon dini perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Euro bahwa range normal mata uang Euro pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 137.89 dan level resistance pada kisaran 138.73.
Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang Euro berada pola Channelling Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan momentum dan volatilitas yang stabil berada pada fase pertengahan bullish.
Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Euro berada pada pola Falling Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan fase akhir bearish (minor) .

Selasa, 17 Juni 2014

Outlook Kalender Forex Minggu Ini

Dolar AS dan euro berada dibawah pada minggu yang lalu. Fokus sekarang berada pada keputusuan the Fed dan data inflasi Inggris. Sebagai tambahan indeks manufaktur Fed Philly dan angka inflasi akan menarik perhatian. Berikut ini adalah event-event utama dari kalender Forex dan outlook dari Market Movers untuk minggu ini.
  1. Data inflation Inggis: Selasa, 8:30. Inflasi tahunan di Inggris mengalami kenaikan 1.8% di bulan April. CPI diperkirakan akan menurun menjadi 1.7% dalam setahun.
  2. Sentimen Ekonomi ZEW Jerman: Selasa, 9:00. Sentiment ekonomi Jerman turun 10.1 poin dibulan Mei menjadi 33.1, menyentuh level terendah sejak Januari 2013. Krisis Ukraine kemungkinan menjadi penyebabnya. Sekarang diperkirakan akan naik menjadi 35.2.
  3. Ijin Membangun AS: Selasa, 12:30.  U.S. Ijin membangun naik di bulan April ke level tertinggi dalam hampit enam tahun, mencapai 1.08 juta unit. Diperkirakan sekarang akan mencapai jumlah yang hampir sama 1.07 juta. Housing Starts diperkirakan turun dari 1.07 juta menjadi 1.04 juta.
  4. Data inflasi AS: Selasa, 12:30. Consumer Price Index (CPI) AS meningkat 0.3% di bulan April setelah membukukan kenaikan 0.2% gain di bulan Maret. Baik CPI maupun Core CPI diperkirakan tetap naik 0.2%.
  5. Notulen Meeting MPC Inggris: Rabu, 8:30. Setelah Carney menaikkan poundsterling dengan komentarnya mengenai kenaikan tingkat bunga. Sampai sekarang Carney menikmati dukungan penuh dibelakang kebijakannya, dan itulah yang diperkirakan sekarang.
  6. Keputusan tingkat bunga AS: Rabu, 18:00, The Fed diperkirakan akan melakukan tapering terhadap pembelian obligasinya untuk ke 5 kalinya menjadi $35 billion / bulan. Data belakangan ini dari AS positip dan menunjukkan pertumbuhan di lapangan pekerjaan selain juga disektor-sektor lainnya. Dengan perbaikan data belakangan ini, kita bisa memperkirakan Yellen akan mengambil pendekatan yang lebih kuat.
  7. GDP Selandia Baru: Rabu, 22:45. Ekonomi Selandia Baru terus meningkat di kuartal terakhir 2013 sebesar 0.9% dari 1.2% di kuartal ketiga. Diperkirakan sekarang akan bertumbuh sebesar 1.2%.
  8. Keputusan tingkat bunga Swiss: Kamis, 7:30. Swiss National Bank mempertahankan tingkat bunga tidak berubah di 0.25% tetapi lebih optimis mengenai prospek pertumbuhan yang akan datang. Bank ini mengulangi komitmennya untuk mempertahankan batas 1.20 per euro dengan intervensi yang tak terbatas.
  9. Klaim Pengangguran AS: Kamis, 12:30. Trend belakangan ini dalam klaim pengangguran positip kearah level 300.000. Sementara penurunannya belum mantap, pasar tenaga kerja AS kelihatannya telah berjalan di jalur yang benar. Tetapi setelah kenaikan sebesar 317.000 diperkirakan kenaikan sekarang sebesar 316.000.
  10. Indeks Manufaktur Fed Philly AS: Kamis, 14:00. Barometer manufaktur AS di area Philadelphia menurun kurang dari yang diperkirakan dibulan April mencapai 15.4 dari 16.6 di bulan Maret. Diperkirakan sekarang akan sedikit menurun lagi menjadi 14.3.

Aussie Tertekan Akibat Rilis Catatan Rapat, Anjlok Harga Komoditas

Mata uang aussie tampak mengalami tekanan yang signifikan pada perdagangan Selasa pagi ini (17/6). Nilai tukar dollar Australia melemah terhadap dollar AS setelah rilis catatan rapat RBA pagi ini. Para pelaku pasar tampaknya makin mengharapkan RBA melakukan intervensi ke pasar valas untuk mengatasi kondisi aussie yang nilai tukarnya dianggap masih terlalu tinggi.
RBA kembali mengungkit isu mengenai nilai tukar aussie yang masih terlalu tinggi. Bank sentral juga mengatakan masih sulit untuk mengukur seberapa rendah suku bunga harus ditetapkan untuk bisa mengatasi penurunan pada investasi di sektor pertambangan.
Pelemahan harga barang tambang ekspor utama Australia juga turut menjadi faktor yang menyebabkan penurunan mata uang aussie. Tadi malam harga bijih besi kembali terpukul melemah dan mencapai level paling rendah sejak tahun 2012 yang lalu di level 89 dollar per ton.
Hari ini nilai tukar aussie berada pada level 0.9369 dollar AS. Aussie mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangannya dini hari tadi yang berada di level 0.9401 dollar AS.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar aussie terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung berada dalam pola melemah. Untuk perdagangan hari Selasa ini aussie diproyeksi akan mengalami pergerakan pada kisaran 0.9330 – 0.9400 dollar AS.

Senin, 16 Juni 2014

Ringkasan Kalender Forex Minggu Lalu

Kita perlu melihat pada event-event utama yang menggerakkan pasar minggu yang lalu supaya bisa mengikuti perkembangan kenaikan atau penurunan yang terjadi dari indikator utama yang ada dalam kalender forex dan memiliki pandangan kedepan. 
Berikut ini adalah ringkasan event-event utama yang menggerakkan pasar minggu yang lalu:
Suatu lompatan di dalam job openings AS menyanggah dolar AS  dari penurunan lebih jauh. Meskipun angka ini belakangan munculnya, data ini diawasi oleh the Fed. Angka lain dari AS seperti penjualan ritel sedang-sedang saja. Inggris menikmati angka employment yang memberi semangat yang mengangkat prospek dari kenaikan tingkat bunga diawal,  dan Carney benar-benar dengan eksplisit berkata kenaikan tingkat bunga akan datang cepat atau lambat, dan membuat poundsterling melompat. Di Eropa, imbal hasil obligasi yang lebih rendah dan implementasi dari tingkat bunga yang negatif membebani matauang bersama. Matauang yang lain yang menonjol adalah kiwi yang lompat: RBNZ menaikkan tingkat bunga dan tidak memberikan signal akan berhenti.
Ha-hal yang positip yang terjadi pada minggu lalu:
1. The S&P 500 dan Dow Jones mencapai ketinggian terbaru lagi.
2. Harga impor naik 0.1% m/o/m
3. Optimisme NFIB usaha kecil muncul dengan angka 96.6 vs perkiraan sebesar 95.8.
4. JOTS job openings = 4.45mm di April  (vs perkiraan sebesar 4.05mm), naik dari 4.16mm di bulan Maret, yang paling tinggi sejak September 2007.
5. Aplikasi mortgage MBA tumbuh 10.3 minggu lalu naik dari -3.1% minggu sebelumnya.
6. PPI turun 0.2% m/o/m vs perkiraan akan naik 0.1%.
7. Penjulan ritel Cina naik lebih dari yang diperkirakan di bulan May, sementara produksi industri, investasi harta tetap dan pembiayaan agregat semuanya naik sejalan dengan yang diperkirakan.
8.Angka GDP Jepang kuartal pertama direvisi menjadi 6.7% setahun.
Hal-hal yang negatip yang terjadi pada minggu yang lalu:
1. Crude oil naik ke level tertinggi sejak September tahun lalu karena kekuatiran perang Irak.
2. Inventori grosir tumbuh 1.1% m/o/m vs perkiraan hanya 0.6%.
3. Penjualan ritel tumbuh 0.3% m/o/m vs. perkiraan 0.6% (dalam cuaca yang lebih baik dari yang diperkirakan).
4. World Bank mengurangi perkiraan pertumbuhan global untuk 2014 menjadi 2.8% dari sebelumnya diperkirakan 3.2%
5. Klaim Initial pengangguran naik menjadi  317.000, dari minggu lalu sebesar 312.000.
6. Angka confidence dari Univesitas Michigan muncul di 81.2, dibawah perkiraan 83.
7. Home sales Cina di bulan Mei turun 11% dibandingkan dengan tahun lalu.
8. Penjualan ritel ex-autos tumbuh 0.1% m/o/m vs perkiraan naik 0.4%.
Ferli/ Senior Analyst Economic Research at Vibiz Research

Jumat, 13 Juni 2014

Forex Dollar AS Hari Ini, Bergerak Agak Lesu

Dollar AS hari ini (04:04:07 GMT, Jum’at, 13 Juni 2014) terpantau turun terhadap Dollar AS. Dibuka pada kisaran 0.8981 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut melemah sekitar -2 pips atau sekitar -0.02 % dan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 0.8978.
Menjelang laporan dari Department of Labor yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai sektor produksi di Amerika Serikat, Dollar AS tampak mulai bergerak turun. Sejumlah ekonom menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan.
Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator PPI m/m dapat menunjukkan sinyal negatif ke angka 0.1% dari nilai periode sebelumnya yaitu 0.6%. Dollar AS terpantau bergerak turun merespon dini perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa range normal pergerakan pair Dollar AS/Swissie pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 0.8963 dan level resistance pada kisaran 0.9005.
Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang pair USDCHF berada pada pola Falling Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan fase akhir pola bearish.
Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Dollar AS berada pada pola Rising Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan fase tengah pola bullish (minor).

Aussie Bergerak Terbatas Jelang Rilis Data Ekonomi Tiongkok

Mata uang aussie pada perdagangan hari ini terpantau masih bergerak terbatas terhadap dollar AS (13/6). Aussie menantikan rilis data ekonomi penting dari Tiongkok sebelum para investor mampu menentukan arah pergerakan mata uang ini.
Untuk hari ini aussie masih berada di kisaran paling tinggi dalam lebih dari dua bulan belakangan. Pasar menunggu rilis data penjualan eceran dan pertumbuhan industrial production Tiongkok, mitra dagang terbesar Australia.
Saat ini aussie terpantau berada pada posisi 0.9420 dollar AS. Mata uang dollar Australia pagi ini sempat melemah hingga ke posisi 0.9409 dollar. Pergerakan turun aussie masih amat terbatas, pada penutupan perdagangan dini hari tadi mata uang tersebut berakhir pada posisi 0.9426 dollar. Kemarin aussie sempat menguat ke level 0.9438 dollar yang merupakan posisi paling tinggi sejak tanggal 10 April yang lalu.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar aussie terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan dipengaruhi oleh rilis data ekonomi Tiongkok. Untuk hari ini mata uang ini diproyeksi akan mengalami pergerakan pada kisaran 0.9390 – 0.9460 dollar AS.

Kamis, 12 Juni 2014

EUR/USD Dalam Tekanan dan Menantikan Data AS

Pasangan pair EUR/USD tertekan pada hari Rabu, dengan diperdagangkan di kerendahan range 1.35. Pada sesi Asia EUR/USD sepi dan diperdagangkan disekitar 1.3535. Di sesi Eropa juga tidak berubah. Euro telah kehilangan 100 poin sebegitu jauh minggu ini, dengan diperdagangkan mendekati terendah dalam empat bulan.
Dolar AS mengalami kenaikan pada hari Selasa setelah data yang kuat yang dirilis dari US JOLT Job Openings. Dikalender Forex tidak ada lagi data yang akan dirilis dari zonaeuro. Jadi semua mata sekarang memandang kepada data Amerika Serikat.
JOLTS Job Openings melompat ke 4.46 juta, naik tajam dari 4.01 juta sebulan sebelumnya. Lompatan yang tajam ini jauh mengatasi perkiraan 4.04 juta. Kita akan melihat Klaim Pengangguran pada hari Kamis, dengan pasar mengharapkan ada sedikit perbaikan dibandingkan dengan rilis sebelumnya.
Angka klaim pengangguran AS minggu lalu  naik menjadi 312.000 dari minggu sebelumnya sebesar 304.000. minggu ini klaim pengangguran AS diperkirakan klaim pengangguran hanya akan mencapai 306.000.
Angka employment AS minggu lalu cukup solid. Klaim pengangguran dan Nonfarm Playform, kedua indikator kunci, memenuhi ekspektasi.pasar dan membuat dolar AS menang atas euro. Perubahan Nonfarm Employment memenuhi ekspektasi pada hari Jumat, menambah 217 ribu pekerjaan baru. Sedangkan angka perkiraannya adalah sebesar 214 ribu.
Tingkat pengangguran tetap di peg di 6.3%, memukul estimasi sebesar 6.4%. Angka employment yang solid menambah kemungkinan bahwa  Federal Reserve akan melanjutkan memotong program QEnya, yang direncanakan akan berakhir pada akhir tahun 2014.
Selain itu di AS juga masih akan ada PPI  dan Consumer Sentiment AS.  Harga-harga barang jadi AS bertambah 0.6% di bulan April setelah kenaikan 0.5% di bulan Maret. Sekarang PPI AS diperkirakan hanya naik 0.1%. Consumer Sentiment UoM AS. Consumer sentiment AS menurun menjadi 81.8 di bulan Mei dari 84.1 di April. Moral konsumen kali ini diperkirakan akan naik menjadi 83.2.