FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

Kamis, 12 Juni 2014

Indeks Euro Melemah Lagi

Indeks Euro pada perdagangan dini hari ini ( 12 Juni) secara umum terpantau menunjukkan pergerakan turun terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Setelah dibuka pada kisaran 109.52 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah turun -20 pips atau sekitar -0.19 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 109.31.
INSEE dijadwalkan akan mengumumkan data terkini mengenai kinerja sektor ketenagakerjaan di Perancis. Sejumlah ekonom menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan.
Indikator fundamental ekonomi French Final Non-Farm Payrolls q/q diduga akan menunjukkan pertanda negatif dan diperkirakan dapat tertahan di angka – 0.1% dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -0.1%. indeks Euro terpantau bergerak turun merespon dini perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Euro bahwa range normal indeks Euro pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 109.23 dan level resistance pada kisaran 110.01.

EUR/USD Dalam Tekanan dan Menantikan Data AS

Pasangan pair EUR/USD tertekan pada hari Rabu, dengan diperdagangkan di kerendahan range 1.35. Pada sesi Asia EUR/USD sepi dan diperdagangkan disekitar 1.3535. Di sesi Eropa juga tidak berubah. Euro telah kehilangan 100 poin sebegitu jauh minggu ini, dengan diperdagangkan mendekati terendah dalam empat bulan.
Dolar AS mengalami kenaikan pada hari Selasa setelah data yang kuat yang dirilis dari US JOLT Job Openings. Dikalender Forex tidak ada lagi data yang akan dirilis dari zonaeuro. Jadi semua mata sekarang memandang kepada data Amerika Serikat.
JOLTS Job Openings melompat ke 4.46 juta, naik tajam dari 4.01 juta sebulan sebelumnya. Lompatan yang tajam ini jauh mengatasi perkiraan 4.04 juta. Kita akan melihat Klaim Pengangguran pada hari Kamis, dengan pasar mengharapkan ada sedikit perbaikan dibandingkan dengan rilis sebelumnya.
Angka klaim pengangguran AS minggu lalu  naik menjadi 312.000 dari minggu sebelumnya sebesar 304.000. minggu ini klaim pengangguran AS diperkirakan klaim pengangguran hanya akan mencapai 306.000.
Angka employment AS minggu lalu cukup solid. Klaim pengangguran dan Nonfarm Playform, kedua indikator kunci, memenuhi ekspektasi.pasar dan membuat dolar AS menang atas euro. Perubahan Nonfarm Employment memenuhi ekspektasi pada hari Jumat, menambah 217 ribu pekerjaan baru. Sedangkan angka perkiraannya adalah sebesar 214 ribu.
Tingkat pengangguran tetap di peg di 6.3%, memukul estimasi sebesar 6.4%. Angka employment yang solid menambah kemungkinan bahwa  Federal Reserve akan melanjutkan memotong program QEnya, yang direncanakan akan berakhir pada akhir tahun 2014.
Selain itu di AS juga masih akan ada PPI  dan Consumer Sentiment AS.  Harga-harga barang jadi AS bertambah 0.6% di bulan April setelah kenaikan 0.5% di bulan Maret. Sekarang PPI AS diperkirakan hanya naik 0.1%. Consumer Sentiment UoM AS. Consumer sentiment AS menurun menjadi 81.8 di bulan Mei dari 84.1 di April. Moral konsumen kali ini diperkirakan akan naik menjadi 83.2.

Selasa, 10 Juni 2014

Dalam Tekanan, Indeks Kurs Euro Bergerak Turun

Euro hari ini ( 10 Juni) terpantau turun terhadap beberapa mata uang utama lainnya. Dibuka pada kisaran 110.12 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut melemah sekitar -31 pips atau sekitar -0.28 % dan nilai bergulir terpantau berada pada kisaran 109.81.
Sentimen negatif terhadap Euro nampak menguat setelah Sentix mengumumkan kepada publik bahwa keyakinan investor terhadap ekonomi Eropa mengalami penurunan, dan lebih buruk dari harapan ekonom.
Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan pelemahan pada indikator fundamental ekonomi Sentix Investor Confidence yang melemah ke angka 8.5 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 12.8. Penurunan tersebut menunjukkan performa yang lebih rendah dari estimasi sejumlah ekonom, yang memperkirakan akan dapat naik ke angka 13.5. Euro terpantau bergerak turun merespon perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Euro bahwa range normal indeks Euro pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 109.51 dan level resistance pada kisaran 110.45.

Kurs Dollar Turun, Pola Rally Tersendat

Kurs Dollar AS pada dini hari ini ( 10 Juni ) nampak melemah terhadap Dollar Kanada . Dibuka pada 1.09341 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah melemah sekitar -29 pips atau sekitar -0.26 % dan nilai bergulir tampak berada di kisaran 1.09047.
Sentimen negatif terhadap Dollar AS nampak masih cukup kuat sehingga pola rally terhadap Dollar Kanada pada pair USDCAD sedikit terhambat. Laporan terakhir yang dirilis akhir pekan lalu nampak masih menjadi pertimbangan investor untuk melepas Dollar AS.
Telah dilaporkan bahwa Department of Labor menyampaikan kepada publik bahwa terdapat sinyalemen yang kurang menggembirakan pada sektor tenaga kerja di Amerika Serikat.
Perkembangan itu ditunjukkan dengan peningkatan pada indikator fundamental ekonomi Unemployment Claims yang naik ke angka 312K dari nilai periode lalu yaitu 304K. Laporan tersebut menunjukkan kinerja yang lebih buruk dari harapan sejumlah ekonom, yang memperkirakan hanya akan naik ke angka 309K.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Dollar Kanada bahwa range normal USDCAD pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 1.091 dan level resistance pada kisaran 1.0952.

Senin, 09 Juni 2014

Aussie Bergerak Menguat Didukung Sentimen Positif Bursa Asia

Pada perdagangan Senin pagi ini mata uang aussie terpantau mengalami pergerakan yang menguat (9/6). Mata uang dollar Australia ini bergerak dalam trend menguat yang cukup solid dan berada di kisaran paling tinggi dalam 3 minggu belakangan. Hari ini sentiment positif diterima aussie dari rilis data neraca perdagangan Tiongkok yang menunjukkan peningkatan surplus yang mengesankan di bulan Mei yang lalu.
Surplus perdagangan Tiongkok mengalami kenaikan tajam menjadi 35.9 miliar dollar di bulan April lalu. Pada bulan April sebelumnya surplus perdagangan hanya sebesar 18.5 miliar dollar. Surplus perdagangan ini cukup mengesankan sebab jauh melampaui ekspektasi yang hanya mengharapkan surplus sebesar 22.6 miliar dollar.
Sebagai mitra dagang terbesar Australia, rilis data dari Tiongkok ini menunjukkan kondisi yang positif sehingga mampu mendorong kenaikan mata uang aussie. Di samping sentiment positif dari Tiongkok ini, kenaikan aussie juga turut didukung oleh kinerja bursa-bursa saham Asia yang positif.
Untuk perdagangan hari ini aussie terpantau berada pada posisi 0.9352 dollar AS. Aussie mengalami kenaikan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 0.9333 dollar AS.
Pada perdagangan hari ini analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bakal terjadi pergerakan yang cenderung menguat untuk mata uang aussie. Untuk hari ini mata uang tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 0.9300 – 0.9390 dollar AS.

Yen Masih Lanjutkan Melemah terhadap Dollar AS

Mata uang yen Jepang terpantau masih bergerak dalam pola melemah terhadap dollar AS (9/6). Mata uang ini tampaknya berusaha untuk melanjutkan penurunan mingguan terbesarnya sejak bulan April lalu setelah rilis data terbaru dari Jepang menunjukkan bahwa transaksi berjalan mengalami surplus yang lebih kecil dibandingkan dengan estimasi para ekonom.
Yen melemah terhadap sebagian besar rivalnya setelah data lain menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi Jepang berada di level paling cepat sejak tahun 2011 pada kuartal pertama lalu. Pertumbuhan GDP kuartal pertama yang telah direvisi menunjukkan angka 6.7 persen, lebih tinggi dibandingkan estimasi yang mengharapkan pertumbuhan sebesar 5.9 persen.
Hari ini yen Jepang berada di level 102.54 per dollar AS. Yen mengalami penurunan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu yang ada di 102.49 per dollar AS. Mata uang Jepang ini sempat melemah hingga mencapai posisi 102.65 per dollar hari ini.
Pada perdagangan hari ini analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bakal terjadi pergerakan yang cenderung menguat terbatas untuk mata uang yen Jepang. Untuk hari ini mata uang tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 102.20 – 102.80 per dollar AS.

Jumat, 06 Juni 2014

Yen Jepang Bergerak Menguat 2 Hari Berturut-turut terhadap Dollar AS

Pada perdagangan hari ini mata uang yen Jepang terpantau mengalami kenaikan lanjutan terhadap dollar AS (6/6). Mata uang ini tampak bergerak menguat dan mencapai posisi paling tinggi dalam empat hari belakangan. Kenaikan nilai tukar yen ini terjadi karena para investor melanjutkan aksi ambil untung setelah mata uang ini sempat mengalami pelemahan hingga ke level paling rendah dalam satu bulan belakangan.
Yen Jepang sempat anjlok cukup dalam di pertengahan pekan ini. Mata uang ini juga masih mengarah untuk membukukan penurunan mingguan terhadap dollar AS yang terbesar sejak bulan April lalu. Para pelaku pasar hari ini menantikan rilis data Non Farm Payrolls di Amerika Serikat sebelum melanjutkan pengambilan posisi di pasar valas.
Untuk perdagangan hari ini yen berada pada posisi 102.35 per dollar AS. Yen mengalami peningkatan dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada di level 102.41 per dollar AS. Hari ini yen sempat mengalami kenaikan hingga mencapai posisi 102.27 per dollar AS yang merupakan posisi tertinggi sejak tanggal 2 Juni yang lalu.
Hari ini Amerika Serikat akan mengumumkan data NFP bulan Mei yang diperkirakan akan menunjukkan peningkatan sebesar 214 ribu. Sedangkan tingkat pengangguran di bulan Mei diperkirakan berada di level 6.4 persen.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan mata uang yen terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung melanjutkan pergerakan yang menguat terbatas. Mata uang Jepang ini akan mengalami pergerakan pada kisaran 102.00 – 102.70 per dollar AS.