FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

Kamis, 06 Februari 2014

Poundsterling Melemah Jelang Penetapan Suku Bunga BOE

Pada perdagangan hari ini nilai tukar poundsterling Inggris terpantau kembali melanjutkan pelemahannya terhadap dollar AS (6/2). Mata uang tersebut mengalami penurunan jelang rilis kebijakan penetapan suku bunga acuan dan kebijakan moneter bank sentral Inggris nanti malam.
Dollar sendiri juga sedang berada dalam pola yang cenderung menguat menyusul rilis data ISM non-manufaktur Amerika Serikat yang membaik untuk bulan Januari lalu. Data ISM non-manufaktur yang dirilis tadi malam memperlihatkan kenaikan ke level 54.0 dari level sebelumnya 53.0.
Nanti malam juga akan dirilis kebijakan moneter oleh Bank of England. Para pelaku pasar memperkirakan tidak akan ada perubahan kebijakan yang dilakukan oleh bank sentral tersebut.
Hari ini poundsterling berada di posisi 1.6305 dollar AS. Posisi poundsterling tersebut mengalami penurunan dibandingkan dengan penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 1.6310 dollar AS.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa nilai tukar poundsterling terhadap dollar AS pada sesi perdagangan hari ini akan cenderung mengalami pergerakan yang melemah terbatas. Untuk sementara nilai tukar mata uang tersebut diperkirakan akan bergerak pada kisaran 1.6270 – 1.6340 dollar.
(ia/JA/vbn)

Rabu, 05 Februari 2014

PMI Jasa Inggris Diperkirakan Naik, Poundsterling Kembali Lanjutkan Rebound

Pada perdagangan hari ini nilai tukar poundsterling Inggris terhadap dollar AS kembali tampak mengalami peningkatan (5/2). Mata uang dari negara Pangeran William ini sedang bergerak dalam pola rebound jelang data yang diperkirakan akan menunjukkan bahwa di bulan Januari lalu aktivitas sektor jasa di Inggris mengalami ekspansi yang lebih cepat dibandingkan dengan bulan Desember.
Hari ini akan diumumkan data PMI dari sektor jasa bulan Januari di Inggris. Angka PMI diperkirakan akan mengalami kenaikan menjadi 59.1 poin. Pada bulan Desember lalu PMI jasa berada pada posisi 58.8 poin.
Para investor juga masih menantikan pengumuman penetapan suku bunga acuan dan kebijakan moneter BOE. Dijadwalkan penetapan suku bunga acuan akan dilakukan besok malam.
Hari ini nilai tukar poundsterling terpantau berada pada posisi 1.6335 dollar. Posisi poundsterling tersebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 1.6325 dollar. Poundsterling sempat anjlok ke posisi 1.6259 dollar pada perdagangan kemarin yang sekaligus merupakan posisi paling rendah sejak tanggal 17 Desember lalu.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa nilai tukar poundsterling terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami pergerakan yang masih melemah. Nilai tukar mata uang tersebut diperkirakan akan bergerak pada kisaran 1.6300 – 1.6370 dollar.
(ia/JA/vbn)

Aussie Melemah Seiring Turunnya Harga Obligasi

Nilai tukar aussie terpantau mengalami pergerakan yang melemah pada sesi perdagangan hari ini (5/2). Aussie melemah seiring dengan turunnya harga obligasi pemerintah Australia. Para investor juga masih menantikan rilis pernyataan kuartalan Reserve Bank of Australia yang dijadwalkan akan diumumkan pada tanggal 7 Februari mendatang.
Yield obligasi bertenor 10 tahun milik pemerintah Australia mengalami kenaikan 2 bps menjadi 4.02 persen pada hari ini dibandingkan dengan kemarin. Obligasi bertenor 3 tahun mengalami kenaikan sebesar 1 bps.
Hari ini aussie terpantau bergerak melemah. Aussie berada pada posisi 0.8893 dollar AS, turun dari posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada di level 0.8923 dollar. Pada perdagangan kemarin aussie sempat mengalami peningkatan ke level 0.8942 dollar, tertinggi sejak tanggal 15 Januari lalu.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa nilai tukar aussie terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami pergerakan yang masih melemah. Nilai tukar mata uang tersebut diperkirakan akan bergerak pada kisaran 0.8860 – 0.8950 dollar.
(ia/JA/vbn)

Selasa, 04 Februari 2014

Analisis Fundamental Sterling , Mengalami Tekanan Lanjutan

Pada pergerakan forex sesi Asia siang hari ini (Selasa, 4 Februari 2014, 06:03:10 GMT), Poundsterling Inggris secara umum menunjukkan pergerakan turun terhadap Yen Jepang setelah dibuka pada 164.55 di awal perdagangan (00.00 GMT). Kurs mata uang tersebut telah turun sekitar -32 pips atau sekitar -0.19 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 164.23.
Menjelang laporan dari Markit (lembaga riset ekonomi dan bisnis) yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai sektor konstruksi kurs Pound tampak mulai bergerak turun . Sejumlah ekonom menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan.
Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator Construction PMI dapat menunjukkan pertanda yang melemah dan diduga dapat turun ke angka 61.6 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 62.1. Mata uang Poundsterling Inggris terpantau bergerak turun merespon dini perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Pound bahwa range normal Cross rate Sterling-Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 162.61 dan level resistance pada kisaran 168.07.
Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang, pair GBPJPY ini berada pada Channeling Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum dan memasuki fase akhir fase konsolidasi
Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa pair GBPJPY ini berada pada pola Rising Wedges Break Down. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya kenaikan momentum dan nampak berada pada fase akhir pola bearish.
(IY/JA/vbn)

Analisis Fundamental Dollar, Bergerak Retreat

Mata uang Dollar AS pada hari ini (Selasa, 4 Februari 2014, 06:15:36 GMT) secara umum terpantau melemah terhadap mata uang utama lainnya. Dibuka pada 81.06 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah turun sekitar -7 pips atau sekitar -0.08 % dan nilai bergulir tampak berada pada kisaran 80.99.
Census Bureau (AS) dijadwalkan akan mengumumkan data terkini mengenai kinerja pada pesanan produksi di negara tersebut. Sejumlah ekonom menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan.
Indikator fundamental ekonomi Factory Orders m/m diduga akan menunjukkan sinyalemen negatif dan diestimasi dapat turun ke angka -1.9% dari nilai periode lalu yaitu 1.8%. Kurs Dollar AS terpantau bergerak melemah merespon dini perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Dollar AS bahwa range normal indeks Dollar AS pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 80.88 dan level resistance pada kisaran 81.32.
Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , indeks Dollar AS berada pola Descending Triangle Break Out. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum dan memasuki fase pembentukan bullish baru.
Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa indeks Dollar AS berada pada pola Channelling Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya kenaikan momentum dan memasuki fase tengah bullish minor.
(IY/JA/vbn)

Senin, 03 Februari 2014

Poundsterling Berusaha Rebound dari Level Terendah 2 Minggu

Nilai tukar poundsterling pada perdagangan hari ini terpantau masih terjebak dalam trend bearish terhadap rival utamanya, dollar AS (3/2). Mata uang Inggris ini berada di kisaran terendah dalam dua minggu belakangan terhadap dollar AS ditekan oleh melemahnya bursa-bursa saham di Asia. Dollar AS sedang bergerak dalam pola menguat terhadap rival-rivalnya sehingga memberikan tekanan terhadap nilai tukar pounsterling.
Hari ini data ekonomi China yang dirilis berupa PMI non-manufaktur untuk bulan Januari menunjukkan penurunan dibandingkan dengan bulan Desember yang lalu. PMI jasa mengalami penurunan menjadi 53.4 di bulan Januari dari 54.6 di bulan Desember.
PMI resmi berada di level 50.5 poin pada bulan Januari lalu. Data PMI resmi ini keluar setelah sebelumnya data preliminary dari HSBC menunjukkan terjadinya kontraksi di sektor manufaktur untuk bulan Januari lalu.
Poundsterling tergerus melemah ke posisi 1.6416 dollar AS pada perdagangan hari ini, posisi paling rendah sejak tanggal 21 Januari yang lalu. Mata uang ini mengalami rebound dari level harian terendah tersebut dan saat ini berada di level 1.6431 dollar. Pada penutupan perdagangan akhir minggu lalu poundsterling berada di level 1.6443 dollar.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar poundsterling terhadap dollar AS untuk perdagangan hari Senin ini akan cenderung mengalami rebound terbatas. Untuk hari ini nilai tukar mata uang tersebut diperkirakan akan bergerak pada kisaran 1.6400 – 1.6470 dollar AS.
(ia/JA/vbn)

Yen Retreat Akibat Kondisi Dollar yang Sedang Bullish

Nilai tukar yen Jepang pada perdagangan hari ini terpantau kembali mengalami penurunan terhadap dollar AS (3/2). Dollar AS sedang bergerak dalam pola menguat terhadap rival-rivalnya sehingga memberikan tekanan terhadap nilai tukar yen, meskipun secara umum kondisi ekonomi masih tidak menentu sehingga seharusnya yen yang merupakan mata uang safe haven kembali menguat.
Hari ini data ekonomi China yang dirilis berupa PMI non-manufaktur untuk bulan Januari menunjukkan penurunan dibandingkan dengan bulan Desember yang lalu. PMI jasa mengalami penurunan menjadi 53.4 di bulan Januari dari 54.6 di bulan Desember.
PMI resmi berada di level 50.5 poin pada bulan Januari lalu. Data PMI resmi ini keluar setelah sebelumnya data preliminary dari HSBC menunjukkan terjadinya kontraksi di sektor manufaktur untuk bulan Januari lalu.
Yen tergerus melemah ke posisi 102.34 per dollar AS pada perdagangan hari ini. Mata uang ini mengalami koreksi dibandingkan dengan penutupan perdagangan akhir minggu lalu yang berada di level 101.99 per dollar.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar yen terhadap dollar AS untuk perdagangan hari Senin ini akan cenderung mengalami penurunan lanjutan. Untuk hari ini nilai tukar mata uang tersebut diperkirakan akan bergerak pada kisaran 102.00 – 102.70 per dollar AS.
(ia/JA/vbn)