FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

Jumat, 10 Januari 2014

Forex Harian Euro, Lanjutkan Kenaikan

Pada pergerakan forex sesi Eropa siang hari ini (Jum’at, 10 Januari 2014, 06:22:35 GMT), indeks Euro secara umum menunjukkan pergerakan naik terhadap beberapa mata uang utama lainnya setelah dibuka pada 111.00 di awal perdagangan (00.00 GMT), mata uang tersebut telah menguat sekitar 9 pips atau sekitar 0.08 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 111.09.
Menjelang laporan dari INSEE yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai kinerja sektor produksi industri di Perancis, indeks Euro nampak bergerak naik. Sejumlah ekonom menduga adanya perkembangan positif pada sektor ini.
Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator French Industrial Production m/m dapat menunjukkan kinerja yang menguntungkan dan diharapkan mengalami peningkatan ke angka 0.60% dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -0.30%. Mata uang Euro terpantau bergerak menguat merespon dini perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental harian valas Euro bahwa range normal indeks kurs Euro pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 110.68 dan level resistance pada kisaran 111.34.
Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , indeks kurs Euro berada pola ascending triangle dan cenderung konsolidatif. Indikator-indikator teknikal menunjukkan momentum dan volatilitas yang stabil berada pada fase akhir bullish.
Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa indeks kurs Euro telah membentuk Falling Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya pelemahan momentum dan memasuki fase tengah bearish minor.
(IY/JA/vbn)

Analisis Fundamental, Sterling Peroleh Momentum

Pada pergerakan forex sesi siang hari ini (Jum’at, 10 Januari 2014, 06:29:22 GMT), Poundsterling Inggris secara umum menunjukkan pergerakan naik terhadap Yen Jepang setelah dibuka pada 172.67 di awal perdagangan (00.00 GMT). Kurs mata uang tersebut telah menguat sekitar + 22 pips atau sekitar + 0.12 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 172.89.
Menjelang laporan dari Office for National Statistics (kantor statistik Inggris) yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai kinerja sektor manufaktur, Sterling menguat lagi. Sejumlah ekonom menduga adanya perkembangan positif pada sektor ini.
Sejumlah ekonom memperkirakan bahwa indikator Manufacturing Production m/m dapat menunjukkan kinerja yang menguntungkan dan diharapkan mengalami pertumbuhan positif sebesar 0.40%, sama dengan nilai pada periode sebelumnya yaitu 0.40%. Mata uang Poundsterling Inggris terpantau bergerak terapresiasi merespon dini perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Pound bahwa range normal Cross rate Sterling-Yen pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 171.71 dan level resistance pada kisaran 173.35.
Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang, pair GBPJPY ini berada pada Channeling Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum dan memasuki fase akhir fase konsolidasi
Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa pair GBPJPY ini berada pada pola Falling Wedges Break Out. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya kenaikan momentum dan nampak berada pada fase akhir pola bullish.
(IY/JA/vbn)

Kamis, 09 Januari 2014

Euro Bergerak Terbatas Tunggu Keputusan Suku Bunga ECB

Pada perdagangan hari ini nilai tukar euro kembali mengalami pelemahan terhadap dollar AS (09/01). Posisi dollar sendiri masih berada dalam pola menguat terhadap sebagian besar rivalnya hari ini. Sinyal membaiknya data dari sektor tenaga kerja Amerika Serikat mendukung ekspektasi bahwa ekonomi di negara tersebut akan cukup kuat untuk menahan kebijakan Fed menarik seluruh stimulusnya tahun ini. Data klaim pengangguran nanti malam diperkirakan akan mengalami penurunan.
Tadi malam Fed merilis catatan rapatnya yang berlangsung pada tanggal 17 – 18 Desember 2013 yang lalu. Dalam rapat tersebut bank sentral memutuskan untuk mulai mengurangi program pembelian obligasi bulanannya dari 85 miliar dollar menjadi 75 miliar dollar per bulan.
Rilis catatan rapat juga menunjukkan bahwa Fed melihat adanya risiko stabilitas keuangan di masa depan apabila program stimulus tidak dikurangi. Hal ini memicu aksi jual di pasar emas karena investor memandang hal tersebut sebagai sebuah sinyal bahwa tahun ini stimulus akan sama sekali dihapuskan.
Para pelaku pasar memang tidak terlalu banyak bergerak sebab mereka masih menantikan keputusan penetapan suku bunga acuan dan komentar dari Presiden ECB Mario Draghi. Nanti malam dijadwalkan Draghi akan mengumumkan suku bunga acuan di kawasan euro. Diperkirakan suku bunga acuan masih akan dipertahankan di level 0.25 persen.
Hari ini euro sempat melemah lagi ke posisi 1.3567 dollar. Akan tetapi siang ini euro tampak tertarik rebound dan berada pada posisi 1.3579 dollar saat berita ini ditulis. Pada penutupan perdagangan dini hari tadi euro berada pada posisi 1.3576 dollar.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar euro terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung masih melanjutkan penurunan meskipun akan terbatas. Untuk hari ini mata uang tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1.3520 – 1.3620 dollar.
(ia/JA/vbn)

Poundsterling Berusaha Lanjutkan Kenaikan, Masih di Kisaran 1 Minggu Tertinggi

Mata uang poundsterling Inggris terpantau masih berada dalam pola menguat pada sesi perdagangan hari ini terhadap dollar AS (09/01). Poundsterling berada di kisaran tertinggi dalam satu minggu belakangan setelah mata uang ini mengalami kenaikan hingga mencapai posisi paling tinggi dalam satu tahun belakangan terhadap euro.
Sentiment positif poundsterling timbul setelah bank sentral Inggris mengatakan bahwa bantuan yang diberikan kepada pembeli rumah membantu meningkatkan ketersediaan hipotek pada kuartal keempat lalu. Harga rumah di Inggris diharapkan akan kembali mengalami kenaikan tahun ini.
Akan tetapi pergerakan poundsterling terhambat oleh adanya spekulasi bahwa Fed akan menghentikan seluruh stimulus pada tahun ini. Nanti malam akan dirilis data dari sektor tenaga kerja AS yang diperkirakan akan menunjukkan kondisi yang prima dan memberikan alasan untuk Fed kembali menurunkan pembelian obligasi bulanannya.
Hari ini poundsterling berada pada posisi 1.6448 dollar AS. Posisi poundsterling tersebut mengalami penurunan amat tipis dibandingkan posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 1.6449 dollar.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar poundsterling terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung masih melanjutkan peningkatannya meskipun akan terbatas. Untuk hari ini mata uang tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1.6410 – 1.6480 dollar.
(ia/JA/vbn)

Rabu, 08 Januari 2014

Kurs Pound Hari Ini, Bergerak Naik

Pergerakan Poundsterling Inggris hari ini (Rabu, 8 Januari 2014, 04:32:49 GMT) terpantau naik dan mata uang tersebut terpantau menekan mata uang utama Yen Jepang setelah dibuka pada 171.46 di awal perdagangan (00.00 GMT). Poundsterling Inggris naik sekitar + 57 pips atau sekitar + 0.33 % dan nilai bergulir terpantau berada pada 172.03.
Kalender ekonomi menunjukkan bahwa Office for National Statistics (kantor statistik Inggris) dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai sektor perdagangan internasional . Sejumlah ekonom menduga adanya perkembangan yang cukup baik pada sektor ini.
Indikator Trade Balance diharapkan dapat menunjukkan performa yang baik dan menggambarkan adanya peningkatan ke angka -9.4B dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -9.7B. Mata uang Poundsterling Inggris terpantau bergerak menguat merespon dini perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Pound bahwa range normal GBPJPY pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 170.48 dan level resistance pada kisaran 172.34.
Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang, pair GBPJPY ini berada pada Channeling Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum dan memasuki fase akhir fase konsolidasi
Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa pair GBPJPY ini berada pada pola Falling Wedges Break Out. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya kenaikan momentum dan nampak berada pada fase akhir pola bullish.
(IY/JA/vbn)

Forex Harian Dollar AS, Retreat Terbatas

Pergerakan Dollar AS hari ini (Rabu, 8 Januari 2014, 04:42:57 GMT) terpantau turun, dan mata uang tersebut terpantau didesak mata uang utama lainnya Franc Swiss setelah dibuka pada 0.9091 di awal perdagangan (00.00 GMT) sekitar -8 pips atau sekitar -0.08 %. Nilai bergulir terpantau berada pada 0.9083.
Kalender ekonomi menunjukkan bahwa Automatic Data Processing, Inc. (AS) dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai perkembangan di sektor tenaga kerja. Sejumlah ekonom menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan.
Indikator ADP Non-Farm Employment Change diharapkan dapat menunjukkan tanda yang kurang menguntungkan dan diperkirakan akan turun ke angka 199K dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 215K.. Mata uang Dollar AS terpantau bergerak terdepresiasi merespon dini perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan bahwa range normal pergerakan pair Dollar AS/Swissie pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 0.9042 dan level resistance pada kisaran 0.912.
Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang Dollar AS berada pola melemah dengan volatilitas yang tinggi terhadap Dollar AS. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum pada fase akhir pola bearish.
Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Dollar AS berada pada pola Triangle Break Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan masih melemahnya momentum pada fase pertengahan pola bullish (minor).
(IY/JA/vbn)

Selasa, 07 Januari 2014

Yen Retreat dari 2.5 Minggu Tertinggi; Kebijakan Stimulus Tunjukkan Kemajuan

Pada perdagangan hari ini mata uang yen Jepang terpantau mengalami penurunan terhadap rival-rival utamanya, termasuk dollar AS (07/01). Yen melemah lagi setelah data yang dirilis oleh Bank of Japan menunjukkan terjadinya kemajuan dalam kebijakan stimulus moneter dan volatilitas mata uang mengalami penurunan terbesar dalam 1.5 tahun.
Yen bergerak retreat setelah kemarin mengalami peningkatan tajam terhadap dollar AS, terbesar dalam lebih dari dua bulan belakangan. Melemahnya yen kembali terjadi di tengah kontras kebijakan antara BOJ dan Fed. Fed sendiri diperkirakan akan mengakhiri program pembelian obligasinya tahun ini.
Hari ini yen terpantau berada pada posisi 104.43 per dollar AS. Posisi yen tersebut mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin yang ada di level 104.22 per dollar AS. Kemarin yen bahkan sempat mengalami peningkatan hingga mencapai posisi 103.92 per dollar, tertinggi sejak tanggal 18 Desember lalu.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar yen terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung bertahan di teritori negatif. Untuk hari ini mata uang ini diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 104.00 – 104.80 per dollar.