FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

FOREX ACADEMY

Forex Education and Training For Successfull Trading and Be the Expert.

Selasa, 07 Januari 2014

Euro Masih Flat; Pasar Fokus ke Rilis Beberapa Data Nanti Sore

Pada perdagangan di hari ini mata uang euro tampak bergerak dengan terbatas terhadap dollar AS (07/01). Euro masih berusaha untuk mempertahankan rebound yang terjadi kemarin jelang rilis data penjualan eceran dan unemployment change Jerman. Sore nanti juga dinantikan data CPI Flash Estimate untuk kawasan euro.
Penjualan eceran di negara dengan ekonomi terbesar di Eropa tersebut diperkirakan akan menunjukkan kenaikan sebesar 0.5 persen setelah pada bulan sebelumnya justru melemah sebesar 0.8 persen. Jumlah pengangguran di negara tersebut juga diperkirakan akan mengalami penurunan sebesar 1000 orang.
Sementara itu perkiraan inflasi tahunan untuk bulan Januari ini juga akan dirilis nanti sore. Diperkirakan angka akan berada pada level 0.9 persen.
Hari ini euro berada pada posisi 1.3624 dollar AS. Posisi euro tersebut mengalami penurunan tipis dibandingkan dengan penutupan perdagangan dini hari tadi yang berada pada posisi 1.3628 dollar AS. Kemarin euro bergerak rebound setelah sempat mencapai posisi paling rendah dalam satu bulan belakangan.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar euro terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami pola sideways, setidaknya hingga data dari kawasan euro keluar. Untuk hari ini mata uang ini diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1.3600 – 1.3680 dollar.
(ia/JA/vbn)

Senin, 06 Januari 2014

Aussie Menguat Tipis terhadap Dollar, Masih Tertahan Lesunya Data Ekspansi Sektor Jasa China

Mata uang aussie tampak bergerak cenderung menguat pada sesi perdagangan hari ini (06/01). Mata uang dollar Australia tersebut mengalami kenaikan terhadap sebagian besar rivalnya, termasuk dollar AS jelang rilis data neraca perdagangan dan penjualan eceran dari Australia yang diharapkan akan menunjukkan kondisi yang positif.
Yield obligasi pemerintah Australia bertenor 10 tahun bergerak menguat mengikuti kenaikan yield obligasi serupa di Amerika Serikat. Aussie tampak bergerak naik tertahan akibat rilis data pertumbuhan sektor jasa di China yang melambat.
Defisit neraca perdagangan Australia diperkirakan akan mengalami penyempitan menjadi 300 juta aussie dollar atau 269 dollar AS pada bulan November lalu. Sedangkan penjualan eceran diperkirakan akan mengalami peningkatan sebesar 0.4 persen.
Aussie pagi ini terpantau berada pada posisi 0.8950 dollar AS. Posisi mata uang tersebut hanya naik sedikit dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangannya akhir pekan lalu yang ada di level 0.8948 dollar. Hari ini aussie sudah sempat mengalami kenaikan hingga ke level 0.8983 dollar AS.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar aussie terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan meskipun terbatas. Untuk hari ini mata uang ini diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 0.8920 – 0.9000 dollar.
(ia/JA/vbn)

Laju Naik Kurs Aussie Belum Mantap

Pergerakan Dollar Australia pada perdagangan forex hari ini (Senin, 6 Januari 2014, 04:26:05 GMT ) terpantau menunjukkan pergerakan turun, setelah sempat menguat tipis dalam beberapa hari terakhir . Mata uang tersebut dibuka di kisaran 0.8958 di awal perdagangan (00.00 GMT) kemudian turun sekitar -8 pips atau sekitar -0.08 % dan nilai bergulir terpantau berada di kisaran 0.895.
Kalender ekonomi menunjukkan bahwa Australian Bureau of Statistics dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai kinerja perdagangan . Sejumlah ekonom menduga laporan yang akan diumumkan dapat menunjukkan perkembangan yang tidak terlalu menggembirakan.
Indikator Trade Balance diduga dapat menunjukkan sinyalemen membaik namun masih di angka negatif yaitu -0.30B sedikit naik dari nilai periode lalu yaitu -0.53B. Mata uang Dollar Australia terpantau bergerak melemah merespon dini perkembangan tersebut.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs Dollar AS bahwa range normal AUDUSD pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 0.8886 dan level resistance pada kisaran 0.9007.
Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang Dollar Australia berada pola gagal melakukan rally terhadap Dollar AS. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum pada fase pertengahan pola bullish
Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa kurs Dollar Australia berada pada posisi Channeling Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan fase tengah pola bullish (minor).

Kamis, 02 Januari 2014

Poundsterling Lanjutkan Kenaikan, Kembali Capai 2.5 Tahun Tertinggi terhadap Dollar

Pada hari kedua tahun 2014 ini nilai tukar poundsterling Inggris mengalami peningkatan lanjutan terhadap dollar AS (02/01). Mata uang ini membukukan peningkatan yang paling besar di antara 10 mata uang negara maju pada paruh kedua tahun 2013 lalu. Membaiknya kondisi ekonomi di Inggris mendorong timbulnya spekulasi bahwa Bank of England akan melakukan pengetatan moneter dengan cara peningkatan suku bunga acuan lebih cepat dari prediksi.
Hari ini poundsterling kembali mencapai posisi paling tinggi dalam 2.5 tahun terhadap dollar AS. Pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga berada pada level paling tinggi sejak tahun 2010. Kondisi ini menimbulkan spekulasi mengenai kenaikan suku bunga.
Hari ini data PMI manufaktur dari Inggris akan diumumkan. Diperkirakan indeks untuk bulan Desember akan berada di level 58.3 poin, atau turun sedikit dari level 58.4 poin yang dicapai pada bulan November lalu.
Hari ini poundsterling mengalami kenaikan ke posisi 1.6591 dollar AS. Posisi poundsterling ini mengalami kenaikan dibandingkan dengan penutupan perdagangannya dini hari tadi yang ada di level 1.6565 dollar AS. Posisi poundsterling sekaligus merupakan yang paling tinggi sejak bulan Agustus tahun 2011 yang lalu.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar poundsterling terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung masih melanjutkan kenaikannya. Untuk hari ini mata uang tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1.6540 – 1.6600 dollar AS.
(ia/JA/vbn)

Loonie Kanada Berpotensi Lanjutkan Penurunan di Q1 2014

Dollar Kanada atau yang biasa disebut loonie mengalami penurunan terbesar dalam lima tahun belakangan sepanjang tahun 2013 yang lalu (02/01). Pergerakan mata uang ini melemah di tengah akselerasi pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat membuat Fed yakin untuk mengurangi pembelian obligasi pemerintah. Sementara bank sentral Kanada justru memberikan peringatan mengenai adanya risiko deflasi.
Pada perdagangan kemarin dollar Kanada mengalami penurunan terhadap dollar AS setelah sepanjang tahun 2013 membukukan penurunan tahunan sebesar 6.6 persen. Gubernur Bank of Canada Stephen Polos menyatakan bahwa target inflasi yang dipatok sebesar 2 persen menjadi prioritas utama setelah inflasi mrlorot di bawah 1 persen.
Hari ini loonie terpantau mengalami peningkatan terbatas terhadap dollar AS. Terpantau pada sesi perdagangan Kamis mata uang Kanada berada pada posisi 1.0632 per dollar AS. Mata uang tersebut terangkat naik sedikit dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangannya dini hari tadi yang berada di level 1.0645 per dollar AS. Mata uang ini masih berpotensi melanjutkan pergerakan melemahnya terhadap dollar AS pada perdagangan di kuartal pertama tahun ini.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar loonie Kanada terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung masih menguat terbatas. Untuk hari ini mata uang tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1.0620 – 1.0650 per dollar AS.
(ia/JA/vbn)                                    

Euro Menguat 2 Hari Berturut-turut Jelang Review Kualitas Aset Perbankan oleh ECB

Mata uang euro mengalami kenaikan untuk dua hari berturut-turut terhadap dollar AS pada sesi perdagangan hari ini (02/01). Mata uang tersebut sempat mencapai level tertinggi dalam dua tahun pada hari Jumat pekan lalu.
Euro bergerak dalam pola menguat yang cukup solid setelah bank-bank di kawasan euro meningkatkan permodalan untuk menghadapi Review Kualitas Aset yang akan dilakukan oleh bank sentral atau ECB. Kenaikan euro juga dikuatkan oleh beberapa rilis data ekonomi dari kawasan tersebut yang menunjukkan bahwa terjadi pemulihan pada jalur yang tepat dan cukup solid.
Untuk hari ini euro terpantau berada pada posisi 1.3765 dollar AS. Mata uang tunggal dari 17 negara di Eropa tersebut mengalami peningkatan yang cukup baik dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangannya dini hari tadi yang berada di level 1.3755 dollar AS. Jumat lalu euro sempat melejit kencang dan mencapai posisi 1.3890 dollar.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar euro terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung masih menguat terbatas. Untuk hari ini mata uang tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1.3720 – 1.3800 dollar AS.
(ia/JA/vbn)             

Poundsterling Lanjutkan Kenaikan, Kembali Capai 2.5 Tahun Tertinggi terhadap Dollar

Pada hari kedua tahun 2014 ini nilai tukar poundsterling Inggris mengalami peningkatan lanjutan terhadap dollar AS (02/01). Mata uang ini membukukan peningkatan yang paling besar di antara 10 mata uang negara maju pada paruh kedua tahun 2013 lalu. Membaiknya kondisi ekonomi di Inggris mendorong timbulnya spekulasi bahwa Bank of England akan melakukan pengetatan moneter dengan cara peningkatan suku bunga acuan lebih cepat dari prediksi.
Hari ini poundsterling kembali mencapai posisi paling tinggi dalam 2.5 tahun terhadap dollar AS. Pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga berada pada level paling tinggi sejak tahun 2010. Kondisi ini menimbulkan spekulasi mengenai kenaikan suku bunga.
Hari ini data PMI manufaktur dari Inggris akan diumumkan. Diperkirakan indeks untuk bulan Desember akan berada di level 58.3 poin, atau turun sedikit dari level 58.4 poin yang dicapai pada bulan November lalu.
Hari ini poundsterling mengalami kenaikan ke posisi 1.6591 dollar AS. Posisi poundsterling ini mengalami kenaikan dibandingkan dengan penutupan perdagangannya dini hari tadi yang ada di level 1.6565 dollar AS. Posisi poundsterling sekaligus merupakan yang paling tinggi sejak bulan Agustus tahun 2011 yang lalu.
Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar poundsterling terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan cenderung masih melanjutkan kenaikannya. Untuk hari ini mata uang tersebut diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 1.6540 – 1.6600 dollar AS.